Halo semua, masih dalam topik bahasan yang sama. Kali ini, kita akan membahas dengan lebih spesifik tentang ragam metode pembelajaran online yang banyak digunakan. Secara umum, metode tersebut ada 3 yakni Proses Pembelajaran Sinkron (Synchronous Learning), Proses Pembelajaran Asinkron (Asynchronous Learning), dan Proses Pembelajaran Campuran (Blended Learning).

Nggak usah berlama-lama lagi, yuk langsung saja kita ke pembahasan pokoknya :

Ragam Metode Pembelajaran Online

1.     Proses Pembelajaran Sinkron (Synchronous Learning)

Pertama adalah Proses Pembelajaran Sinkron atau yang dalam Bahasa Inggris lebih dikenal sebagai  Synchronous Learning. Metode ini adalah sistem pembelajaran paling umum yang sudah diterapkan sejak zaman dahulu kala lho!

Untuk konsepnya sendiri, siswa dan guru akan hadir untuk melakukan proses belajar-mengajar dalam waktu yang bersamaan. Intinya, waktu pembelajarannya harus dilakukan dalam satu waktu.

Nah, untuk penerapannya sendiri bisa dilakukan dengan tatap muka atau secara online. Di sistem tatap muka yang dulu sering kita lakukan, guru dan siswa-siswinya akan hadir di kelas dalam waku tertentu untuk melakukan proses pembelajaran ini.

Sementara itu, untuk sistem online-nya. Guru dan siswa akan menggunakan suatu aplikasi (sebut saja ada aplikasi Video Conference seperti Zoom, Google Classroom, atau Skype) bersama-sama dari tempatnya sendiri-sendiri (kantor, rumah, dan lokasi lainnya) dalam 1 waktu.

Contoh gampangnya nih, kamu, teman sekelas dan gurumu melakukan proses belajar daring dengan Zoom pada pukul 09.00 sampai 10.00. Di rentang waktu tersebut, guru dan siswa akan sama-sama hadir secara online untuk proses belajar mengajar. Konsep seperti ini termasuk dalam metode Synchronous Learning.

Kelebihan Metode Synchronous Learning

  • Lebih interaktif : dengan belajar dalam waktu bersamaan (baik offline ataupun online) maka akan ada diskusi aktif dalam proses belajar tersebut. Hal ini membuat sistem pembelajaran jadi lebih interaktif.
  • Motivative. Keuntungan kedua adalah metode ini terbilang cukup memotivasi. Saat belajar bersama-sama dengan guru dan siswa di kelas kamu mungkin akan lebih termotivasi untuk belajar. Kamu juga bisa lebih fokus dan produktif lagi.
  • Efektif karena guru bisa menyampaikan semua materi sekaligus dalam satu waktu.
  • Menyamaratakan kecepatan belajar siswa.

Kekurangan metode Synchronous Learning

  • Harus dilakukan salam satu waktu. Karena dilakukan secara bersamaan dalam satu waktu, maka metode ini mengharuskan semua peserta untuk hadir serentak dalam waktu yang telah ditentukan. Bisa dibilang, waktunya tidak terlalu fleksibel. Entah saat itu kamu sedang longgar atau tidak, kamu harus meluangkan waktumu untuk mengikuti pembelajaran.
  • Membutuhkan persyaratan teknis tertentu. Agar kamu bisa mendapatkan pengalaman belajar sinkron yang sukses maka kamu harus memiliki koneksi internet yang stabil, daya perangkat yang terisi full, dan materi pembelajaran lain di dekatmu, seperti buku mapel. Itu artinya, kamu direkomendasikan untuk berada di rumah ketika sedang melakukan proses pembelajaran sinkron ini.

2.     Proses Pembelajaran Asinkron (Asynchronous Learning)

Ragam Metode Pembelajaran Online yang kedua adalah metode belajar Asinkron atau yang disebut sebagai Asynchronous Learning. Bedanya dengan sistem pertama, metode ini tidak mengharuskanmu belajar di waktu yang bersamaan lho. Jadi lebih fleksibel dari segi waktu.

Konsepnya, guru akan memberikan suatu tugas atau materi. Kamu bisa mempelajari dan mengerjakan tugas tersebut di lain waktu.

Contoh gampangnya nih, adalah konsep pembelajaran di luar penggunaan video conference yang memang harus dilakukan bersama dalam 1 waktu. Contohnya nih, penggunaan aplikasi chat online seperti grup WhatsApp. Guru akan memberikan materi pelajaran melalui WhatsApp tersebut lalu meminta murid untuk mempelajarinya untuk mendapatkan pemahaman yang lebih dalam.

Nah, waktu mempelajarinya inilah yang bisa dilakukan sewaktu-waktu. Kamu bisa melakukannya secara individu, atau tidak harus bersamaan dengan teman-temanmu.

Materi tersebut bisa berupa file PDF, link video, audio belajar dan lain sebagainya. Medianya juga bisa menggunakan penyimpanan Cloud, web based learning, dan aplikasi lainnya.

Keuntungan Metode Asynchronous Learning

  • Lebih fleksibel dalam hal waktu.
  • Waktu belajar juga bisa lebih panjang. Kamu memiliki lebih banyak waktu untuk mempelajari, mengulang materi atau mengerjakan tugas yang telah diajarkan.
  • Dapat diterapkan dimana saja, sekalipun kamu berada di zona waktu yang berbeda.
  • Kamu juga tidak perlu khawatir dengan koneksi internet lantaran kamu tidak harus hadir dalam waktu yang bersamaan.
  • Kamu bisa belajar dimana saja. Meskipun kamu sedang dalam perjalanan, dalam bus, kereta, di rumah teman, di kafe, dan sebagainya.
  • Kamu bisa menyesuaikan kecepatan belajarmu dengan kemampuanmu sendiri. Kalau kamu belum paham dengan suatu materi, maka kamu bisa mengulanginya sampai kamu merasa benar-benar dapat menguasainya. Kamu pun tidak perlu bersaing dengan siswa lain dalam hal kecepatan ini.
  • Memiliki banyak sekali pilihan referensi materi lainnya.

Kekurangan Metode Asynchronous Learning

  • Bersifat impersonal. Sistem ini sendiri masih dinilai kurang kolaboratif, motivative dan kamu tidak langsung bisa mendapatkan umpan balik.
  • Membutuhkan disiplin, komitmen, dan konsistensi yang tinggi. Sistem belajar ini sendiri lebih ke arah mandiri. Masalahnya, tidak semua siswa mampu menerapkan konsep disiplin yang tinggi ini. Mereka masih suka tergiur dengan hal-hal lainnya, seperti main game. Hal ini tentunya akan membuat proses belajar jadi terganggu dan terhambat. Keseringan menunda proses belajar, justru akan membuatmu ketinggalan. Inilah salah satu kelemahan sistem belajar dengan Metode Asynchronous Learning.

3.     Proses Pembelajaran Campuran (Blended Learning)

Ragam Metode Pembelajaran Online selanjutnya adalah sistem pembelajaran campuran dimana sistem ini adalah gabungan sistem Synchronous Learning dan Asynchronous Learning. Dengan metode campuran ini, siswa dapat menyeimbangkan 2 metode belajar tersebut sesuai kebutuhan. Kamu pun bisa menggabungkan 2 keuntungan yang diperoleh ini.

Jadi, konsepnya sendiri. Di satu waktu, guru dan murid akan melakukan kegiatan belajar sinkron dengan video conference dalam satu waktu tertentu. Kemudian, guru akan memberikan materi tambahan yang bisa dipelajari siswa sewaktu-waktu. Selain fleksibel, metode belajar campuran ini juga dinilai lebih efisien dan efektif dan dapat menyesuaikan dengan kemampuan belajar siswa.

Intinya, ada 3 ragam Metode Pembelajaran online yang dapat ditempuh siswa dan guru. Yang pertama ada, Sistem Proses Pembelajaran Sinkron (Synchronous Learning) yang bisa dilakukan secara online dan offline tapi harus dalam 1 waktu. Kedua, ada Proses Pembelajaran Asinkron (Asynchronous Learning) yang memungkinkan proses belajar dilakukan di waktu yang berbeda. Dan yang ketiga, ada Proses Pembelajaran Campuran (Blended Learning) yang menggabungkan kedua jenis metode diatas.

Masing-masing metode tersebut memiliki kelebihan dan kekurangannya sendiri-sendiri. Bagaimana? Menurutmu manakah sistem pembelajaran online yang paling sesuai? Apakah tipe pertama, kedua, atau yang ketiga? Yuk, tinggalkan komentarmu dibawah ya.

Sekian, dan terimakasih.

Leave a comment

Your email address will not be published.

error: Content is protected !!