Halo, semua? Kita sering kali dibuat kagum dengan megahnya bangunan gedung pencakar langit yang ada di kota-kota metropolitan. Gedung pencakar langit sendiri merupakan suatu ikon majunya teknologi dan perkembangan daerah tersebut.

Ketinggian gedung tersebut bahkan juga bisa jadi lambang umat manusia yang ingin menantang batas dengan ilmu pengetahuan dan teknologi lho! Gedung bertingkat tinggi ini juga semakin nge-trend seiring dengan tingginya populasi manusia dan kemajuan teknologi konstruksi yang semakin memungkinkan terciptanya gedung pencakar langit tersebut.

Nah, buat kamu yang penasaran dengan gedung ini. Maka, kamu tengah berada di tempat yang tepat karena kali ini kita akan membahas beberapa hal mengenai Fakta Teknologi Konstruksi Gedung Pencakar Langit dan hal-hal unik tentang gedung pencakar langit satu ini.

Yuk, simak penjelasannya dibawah ini!

Bagaimana Cara Membangun Gedung yang Sangat Tinggi Ini?

Untuk membangun gedung yang tingginya puluhan hingga ratusan meter ini tentunya nggak bisa dilakukan secara sembarangan oleh sembarang orang pula lho!

Diperlukan ilmu dan perencanaan yang matang agar gedung yang dibagun berdaya guna maksimal dan tentunya aman. Ilmu tersebut adalah ilmu arsitektur. Hal yang semakin memungkinkan pembangunan gedung bertingkat ini adalah perkembangan teknologi. Teknologi-teknologi yang semakin canggih akan sangat-sangat membantu proses pembuatan gedung ini.

Ada banyak sekali hal yang harus diperhatikan dalam pembangunan gedung pencakar langit ini, diantaranya adalah :

  • Proses pembuatan rancangan gedung yang kuat dan stabil.
  • Pemilihan material yang kuat dan berkualitas untuk memastikan bahwa umur gedung tersebut lama.
  • Pembuatan pondasi gedung yang kuat agar gedung lebih kokoh dan tidak mudah roboh atau goyang.
  • Dan masih banyak lagi.

Seberapa Tinggi Gedung Pencakar Langit dapat Dibagun?

Kamu mungkin pernah bertanya-tanya dalam hati. Sebenarnya berapa sih tinggi maksimal dari suatu gedung pencakar langit? Apakah hanya setinggi bangunan tertinggi di dunia saat ini, yakni Burj Khalifa (830 meter)? Atau bisa lebih tinggi lagi?

Baca Juga : Fakta Unik Tentang Komputer dan Kamera Pertama di Dunia

Ya, jawabannya bisa! Kita bisa membangun gedung yang lebih tinggi dari Burj Khalifa. Hanya saja, ada batas ketinggian tertentunya! Sebenarnya sih, suatu bangunan bisa mencapai ketinggian berapapun asalkan bagian dasar atau pondasinya cukup kuat untuk menopang struktur diatasnya. Masalahnya, bumi itu bulat jadi permukaannya melengkung (miring). Hal ini tentunya menjadi kendala tersendiri untuk membangun gedung bertingkat tinggi. Yang mana dasar bangunan yang lebar juga cenderung akan melengkung mengikuti kontur bumi.

Oh iya, ngomong-ngomong tentang Burj Khalifa nih. Rekor gedung tertinggi di dunia yang disandangnya mungkin sebentar lagi akan direbut oleh gedung lainnya. Ya, karena ada Jeddah Tower! Bangunan yang tengah dibangun di Arab Saudi ini memiliki ketinggian lebih dari 1 km! ada juga perencanaan bangunan yang lebih tinggi lagi di Tokyo setinggi 1700 meter!

Jangan heran dulu, masih ada yang lebih tinggi lho! Yah, meskipun belum bisa terealisasi dan masih berupa konsep rancangan saja, tapi konsep bangunan X-Seed 4000 memungkinkankan manusia bisa membangun gedung pencakar langit setinggi 4 kilometer dengan diameter 6 km! konsep gedung ini menjadi konsep skyscraper tertinggi yang dapat dibangun manusia dengan teknologi saat ini. Hanya saja, konsep bangunan X-Seed 4000 ini sendiri akan memakan biaya konstruksi yang fantastis yakni $ 1,4 triliun!

Apakah Gedung Pencakar Langit Bisa Mempengaruhi Cuaca

Uniknya, ya! Dampaknya sendiri tergantung pada ketinggian gedung dan letak arus angin. Gedung pencakar langit yang saling berdekatan akan memungkinkan adanya sebuah “terowongan angin” yang akan berhembus dengan keras di permukaan tanah.

Sementara itu, karena terhalang bangunan. Bagian lain dari angin yang dipenuhi oleh polutan kimia akan naik ke atmosfer dan akhirnya tersebar ke daerah lain karena terbawa angin atau menetap di daerah sekitar gedung.

Kabar baiknya, gedung pencakar langit tersebut akan menghasilkan efek termal dimana materialnya (seperti batu bata dan cor) bisa menyerap panas matahari dan melepaskannya di malam hari. Inilah mengapa area di sekitar gedung pencakar langit cenderung hangat.

Apakah Gedung Pencakar Langit Dapat Menyebabkan Gempa?

Jawabannya, iya. Sudah jadi rahasia umum kalau gempa itu tak hanya disebabkan oleh aktivitas geologis. Melainkan, ulah manusia juga. Ya, salah satunya adalah kehadiran gedung pencakar langit ini.

Untuk membuat gedung pencakar langit, maka para perencana proyek akan menggunakan material yang super duper berat. Alhasil, kerak bumi akan tertekan dan memicu gempa. Fenomena gempa karena gedung pencakar langit ini pun sering dianggap sebagai salah satu kegagalan.

Contoh kasusnya adalah Gedung Taipei 101 yang ada di Taiwan. Gedung setinggi 508 meter ini menimbulkan beberapa gempa di area sekitarnya. Sebelum gedung ini dibangun, area tersebut tidak mengalami masalah geologis yang berhubungan dengan gempa. Namun, bahkan sejak gedung ini dibangun mulai muncul gempa-gempa mikro.

Di tahun 2004 pun, gempa berkekuatan 3,8 SR terjadi tepat di bawah bangunan ini. Beberapa bulan kemudian, gempa berkekuatan 3,2 SR kembali terjadi di titik yang sama di bawah Gedung. Alasannya, material bangunan tersebut terlalu berat sehingga menemukan kerak bumi yang ada di bawahnya. Setelah peristiwa ini, para ahli percaya bahwa hal-hal ini harus jadi pertimbangan serius ketika membangun skyscraper atau gedung pencakar langit.

Apakah Hidup di Gedung Pencakar Langit Akan Membuatmu Cepat Tua?

Kabar buruknya, hal ini bisa saja terjadi. Hal ini sangat berhubungan dengan fenomena fisika yang disebut sebagai pelebaran waktu gravitasi. Jika kita bergerak menjauh dari objek dengan massa besar seperti bumi, maka waktu akan berjalan lebih cepat dari kita.

Ada sebuah riset yang membuktikan bahwa per ketinggian 30 meter dpal maka waktu akan berjalan 1/1000 triliun detik lebih cepat. Jadi, kalau seseorang menghabiskan hidupnya di daerah dengan ketinggian 30 m, di umur 70 tahun ia akan lebih cepat tua selama 2 milidetik saja. Nah, sekarang tinggal kamu hitung sesuai dengan tinggi gedung pencakar langit yang bisa ratusan bahkan ribuan meter.

Ya, meskipun perbedaan waktunya tak terlalu terasa. Tapi, tetap saja waktu akan berjalan lebih cepat.

Apakah Gedung Pencakar Langit Bisa Membakar Area Sekitar?

Ya, bisa saja. Tergantung pada material yang digunakan dan juga desainnya. Terkadang, desain bangunan secara tidak sengaja mengubah gedung ini jadi senjata semacam “Microwave” yang mampu menimbulkan luka serius pada manusia atau kerusakan pada area sekitarnya.

Hal tersebut terjadi pada Gedung pencakar langit Walkie-Talkie di London. Ia memiliki permukaan yang melengkung dan cekung di satu sisi. Hal ini membuat sinar mataharinya memantul dari sisi jendela tersebut. Material kacanya (jendela) akan memusatkan cahaya tersebut jadi sinar yang kuat – hampir sama seperti pembesar kaca raksasa. Alhasil, sinar tersebut mampu menghasilkan suhu setinggi 117 derajat Celcius. Cukup untuk membuat air mendidih.

Tahun 2013, sebuah mobil beberapa bagiannya meleleh setelah ia parkir di sebelah Gedung ini. Bahkan, seorang jurnalis juga mengatakan bahwa ia bisa menggoreng telur berkat pantulan cahaya dari gedung tersebut. Bahkan, jika kamu berdiri sebentar saja dibawah sinar gedung tersebut. Rambutmu bisa-bisa hangus. Karena inilah gedung ini juga disebut sebagai “Walkie Scorchie” atau “Fryscraper.”

Untungnya, di tahun 2014 gedung ini ditambahkan struktur penghalang sinar untuk menghilangkan cahaya yang dipantulkan. Jadi, sekarang gedung ini lebih aman.

Itulah beberapa pembahasan mengenai Fakta Teknologi Konstruksi Gedung Pencakar Langit. Semoga bermanfaat,

Leave a comment

Your email address will not be published.

error: Content is protected !!