Terkadang saat bermain game dengan serius kita sering merasakan hal-hal yang tidak menyenangkan. Contohnya kepala menjadi pusing, lelah mata atau bahkan mual-mual seperti layaknya mengendarai angkutan umum.

Hal itu terjadi dikarenakan berbagai hal yang memang kerap dialami para gamers. Apalagi bila game tersebut memakai mode FPS. Beberapa game FPS (First Person Shooter) online maupun offline tentu memiliki dampak yang serupa. Sehingga penyebabnya pun rata-rata adalah motions sickness.

Tips Agar Tidak Pusing Saat Bermain Game FPS

Namun terkadang motions sickness ini tidak hanya terjadi untuk game FPS saja. Game apapun terutama game kekinian terkadang membuat kita motions sickness.

Tentunya mengatasi Motions Sicknes ini bisa dirasakan oleh para pemula atau bahkan para pemain game yang sudah lama. Dahulu game yang sering menimbulkan Motions Sickness adalah game FPS seperti Counter Strike.

Bahkan bukan hanya player saja yang dapat terkena Motions Sickness. Para penonton pun bisa merasakan motions Sickness walau hanya menonton game tersebut Via Youtube. Oleh karena itu sebagian orang menghindari para konten kreator yang membuat konten Game FPS. 

Namun bukan berarti tidak terdapat solusi untuk mengatasinya. Oleh karena itu simak beberapa cara untuk atasi motions Sickness:

1. Mengatur Jarak Pandang Layar Dengan Mata

Mengatur jarak pandang atau Field Of View adalah salah satu langkah awal untuk menghindari motions sickness. Karena kebanyakan rasa pusing dan mual adalah tidak sinkronnya jarak pandang manusia dengan apa yang terdapat pada sebuah game.

Biasanya kita dapat mengatur jarak Field Of View agar lebih jauh. Apapun pengaturan pada Field OF View atau FOV ini harus diusahakan menjadi tampilan lebih lebar.

Bagi pengguna lensa pastinya sudah mengetahui bahwa pengaturan Wide adalah yang terbaik. Maka dari itu kita dapat atur Field OF View menjadi nyaman dengan ukuran lebar yang cukup. Yang terpenting kita tidak kehilangan detail dari game nya.

2. Mematikan Efek Kamera

Efek kamera dalam setiap game itu sangat banyak. Contohnya adalah shaking atau getaran saat mulai memainkan game. Biasanya efek kamera bergoyang atau bergetar biasa ditemui di game-game FPS kekinian seperti overwatch atau valorant.

Sehingga kita dapat mematikan efek tersebut agar dapat mengurangi dampak motions sickness. Meskipun sebenarnya bermain game akan mengurangi rasa realistis, namun hal ini patut dicoba agar lebih nyaman untuk bermain.

3. Memperlihatkan Frame Rate atau FPS

FPS akan menentukan lancar atau tidaknya sebuah game yang dimainkan. Biasanya FPS yang tinggi contohnya di titik 60 akan jauh lebih stabil. FPS pun memang akan terus dinamis berubah-ubah tergantung kinerja dari hardware yang kita miliki.

Mungkin bila game konsol akan jauh lebih stabil dibandingkan game PC. Karena game konsol akan dibuat game tersebut nyaman di titik FPS tertentu. Sedangkan bila game PC akan tergantung dari spesifikasi PC tersebut.

Usahakan mengatur FPS secara stabil agar mengurangi tingkat penurunan FPS. Karena FPS yang berubah- ubah membuat riskan untuk merasakan efek motions Sickness ini.

4. Berlatih Menguatkan Fisik Mata

Sebaiknya kita tidak dianjurkan untuk menatap layar PC terlalu lama. Motions Sickness sebenarnya dapat dibiasakan dan lama- lama akan menghilang dengan beberapa cara.

Salah satunya adalah membuat jeda saat bermain game. Saat kita memulai bermain game, maka kita harus mengetahui berapa lama biasanya merasakan Motions Sickness. 

Yang perlu dilakukan adalah berhenti sejenak beberapa menit, lalu dilanjutkan kembali. Sehingga nantinya mata kita akan terlatih dengan keadaan.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!