robot pointing on a wall

Sekilas Tentang RPA

Robotic Process Automation/RPA atau yang dalam Bahasa Indonesia disebut sebagai Otomatisasi Proses Robotik adalah suatu robot yang mampu meniru dan mengintegrasikan tindakan manusia dalam suatu sistem digital.

Sistem kerja RPA ini sangat canggih. Ia mampu menafsirkan, memicu respon, dan bahkan berkomunikasi dengan sistem lain untuk melakukan tugas berulang seperti yang dilakukan manusia – bahkan dengan hasil yang lebih baik.

Teknologi Otomatisasi Proses Robotik (RPA) dapat meniru tindakanmu lho. Mulai dari tindakan memindahkan file atau folder, copas, ekstrak dokumen, mengisi formulir, dan lain sebagainya. Intinya, RPA bisa melakukan apa saja yang biasa kamu lakukan.

Untuk bentuknya sendiri, RPA ini bukan merupakan robot fisik seperti mesin canggih atau robot yang menyerupai manusia. RPA ini merupakan “perangkat lunak” yang nggak bisa kamu sentuh secara fisik.

RPA akan membantumu untuk menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan digital yang bersifat repetitif. Ia sendiri bekerja dengan sistem yang cukup kompleks dan menirukan klik mouse dan ketukan keyboard untuk menyelesaikan suatu pekerjaan.

Tapi, gimana dengan tingkat akurasi Otomatisasi Proses Robotik (RPA) ini? Tingkat akurasi RPA sendiri bisa sampai 100% alias hasil pekerjaannya bisa sama persis dengan pekerjaan yang dilakukan oleh manusia.

RPA ini juga bisa dikatakan sebagai evolusi dari 3 teknologi utama, yakni :

  • Screen Scraping : Proses koleksi data screen display dari aplikasi legacy hingga memungkinkannya untuk dapat ditampilkan oleh UI (User Interface) yang lebih modern.
  • Workflow Information : Penghilangan proses entri manual sehingga membuat pekerjaan jadi jauh lebih efektif dan efisien.
  • AI (Artificial Intelligence) : Sistem kecerdasan buatan yang mampu menjalankan tugas umum yang butuh intervensi dan kecerdasan manusia.

3 Kategori Otomatisasi Proses Robotik (RPA)

settings android tab

Belakangan ini, para praktisi membagi teknologi RPA ini dalam 3 garis besar. Penasaran? Ini dia garis besar pembagian RPA :

  • Probots : pemrosesan data dengan mengikuti rule yang sederhana berulang.
  • Knowbots : bertugas menjelajahi internet untuk mengumpulkan dan menyimpan informasi spesifik tentang pengguna.
  • Chatbots : Agen virtual yang dapat merespon permintaan pelanggan secara real time. Nah, Chatbot ini sendiri mulai banyak digunakan di berbagai bisnis lho. Contoh gampang dari penerapan chatbot ini adalah ketika kamu mengirim chat online ke nomor customer care suatu perusahaan. Maka, kamu akan langsung dapat balasan yang bersifat template. Itulah chatbot. Bukan hanya itu saja lho, chatbot ini juga semakin berkembang dan variatif hingga kita (sebagai konsumen) seolah-olah bicara dengan manusia asli bukan robot.

Beberapa Hal yang Harus Kamu Tahu Tentang Teknologi  Otomatisasi Proses Robotik (RPA)

Ada nggak sih syarat agar suatu proses bisnis dapat diotomatisasi menggunakan RPA?

Ya! Ada! Berikut ini syaratnya :

  • Prosesnya harus berulang. Memiliki volume pengerjaan yang tinggi, sering berjalan dalam kurun waktu tertentu dan melibatkan pekerjaan manual yang tinggi serta rentan terhadap kesalahan manusia.
  • Prosesnya harus berbasis aturan.
  • Memiliki tingkat pengecualian yang rendah.
  • Merupakan proses input standar yang dapat dibaca dan konsisten. Inputan ini bisa berupa file Excel, Word, TXT, PDF yang dapat dibaca, xml, Email, dan lain sebagainya. Beberapa proses yang memiliki inputan yang tak dapat dibaca seperti gambar yang dipindai tanpa OCR tidak dapat diotomatisasi.
  • Memiliki frekuensi yang tinggi.
  • Memiliki potensi efisiensi operasional.
  • Melalui proses yang matang dan stabil.

Dimana bidang apa saja sih RPA ini dapat digunakan?

RPA ini mampu mendorong efisiensi dan membebaskan karyawan dari pekerjaan membosankan yang berulang di berbagai industri dan proses. Ada banyak sekali bidang yang dapat mengimplementasikan teknologi RPA ini – asalkan memenuhi syarat.

Bidang-bidang dalam lini layanan keuangan, perawatan kesehatan, manufaktur, sektor publik, hingga ritel dan lainnya telah menerapkan RPA ini. Penerapannya pun bisa dilakukan dengan lebih luas.

Samakah RPA dengan AI?

Beda! AI dan RPA adalah 2 hal yang berbeda. Tapi, kolaborasi keduanya memungkinkan adanya inovasi yang lebih baik untuk hasil yang lebih baik pula.

Manfaat yang bisa Kamu Dapatkan dengan Teknologi  Otomatisasi Proses Robotik (RPA)

person reaching out to a robot

Ada banyak sekali manfaat yang bisa kamu peroleh dari penerapan RPA ini. Berdasarkan pada laporan penelitian McKinsey, perusahaan yang menerapkan RPA akan mendapatkan berbagai manfaat seperti :

  • Reduce Cost (Efisiensi Biaya) : Nah, dengan melakukan otomatisasi tugas rutin karyawan ini, RPA mampu mencapai penghematan biaya operasional yang mencapai 30% diatas output produktivitas yang dihasilkannya.
  • Better customer experiences : implementasi RPA mampu memberikan manfaat nyata bagi sumber daya perusahaan untuk tetap fokus pada kepuasan pelanggan.
  • Lower operational risk : membantu menurunkan resiko human error yang pastinya sering terjadi karena kurangnya pengetahuan dalam mengoperasikan sistem atau karena kelalaian manusia.
  • Improved internal  processes : RPA membantu perusahaan untuk meningkatkan proses pelaporan jadi lebih cepat.

Selain berdasarkan pada laporan penelitian McKinsey. Ada juga yang menafsirkan manfaat RPA sebagai berikut (berdasarkan pengamatan pada EPA Gleematic) :

  • Hemat waktu : proses otomatisasi ini memungkinkanmu untuk lebih hemat waktu dalam berbagai proses internal. Contohnya saja nih, proses input data berulang, proses klaim, memperbarui memo, dan sejenisnya.
  • Hemat Biaya  : dengan segala sistem yang telah terotomatisasi ini, kamu juga bisa mengurangi jumlah karyawanmu. Lantaran beberapa pekerjaan yang harus dikerjakan manual oleh karyawan tersebut sudah terhandle dengan baik oleh RPA.
  • Kamu juga nggak perlu lagi menyewa jasa IT atau programmer atau bahkan pihak lain yang mahal.
  • Meningkatkan kepuasan karyawan : manfaat RPA tidak hanya dapat dirasakan oleh perusahaan. Melainkan oleh karyawanmu juga. Kalau pakai sistem manual semua, karyawanmu mungkin akan jadi kerepotan untuk mengerjakanya sendiri. Dengan sistem otomatisasi ini, karyawanmu dapat lebih fokus ke tugas-tugas yang lebih penting daripada fokus di tugas yang itu-itu aja.
  • Fleksibel : dapat disesuaikan berdasarkan kebutuhan dan sistemmu.
  • Dapat diandalkan : RPA adalah robot yang berbentuk perangkat lunak. Tentunya, robot ini memiliki beberapa keunggulan dibandingkan manusia. Ia bisa lebih hemat biaya, no human error, tidak sakit, tidak lelah, tidak bosan layaknya manusia, konsisten, dan bisa kerja 24 jam penuh. RPA juga menyimpan riwayat pekerjaan yang bisa kamu periksa sewaktu-waktu.
  • Kualitas tinggi dan akurat.
  • Produktivitas lebih tinggi.
  • Patuh terhadap aturan yang dibuat pengguna : karena berupa robot, RPA ini akan selalu patuh terhadap perintah yang kamu berikan.

Pada intinya, Teknologi Otomatisasi Proses Robotik (RPA) adalah teknologi robot yang berupa perangkat lunak untuk mengotomatisasi pekerjaan yang bersifat berulang dan monoton. RPA ini memiliki banyak sekali manfaat untuk bisnismu.

Dengan hadirnya RPA, bukan berarti kamu tidak membutuhkan lagi tenaga manusia lho. Kamu tetap membutuhkannya, namun untuk jumlah yang lebih efisien karena beberapa pekerjaan sudah terhandle otomatis dengan RPA. Kombinasi pekerjaan manusia dibantu dengan RPA ini tentunya akan semakin meningkatkan produktivitas kerja bisnismu.

Jadi, gimana? Tertarikkah kamu mengimplementasikan RPA dalam bisnis yang kamu kelola?

Comments (1)

  1. Pingback: Pengertian, Manfaat, Jenis, dan Contoh Teknologi - Mufazan

Leave a comment

Your email address will not be published.

error: Content is protected !!