person pointing numeric print

Halo, pernahkah kamu mendengar tentang Teknologi Big Data? Ya, teknoloh ini digadang-gadang jadi kunci pesatnya perkembangan data science. Selain itu, dalam dunia pendidikan teknologi ini juga semakin mempermudah otomatisasi dan penampungan data siswa, guru, dan sekolah lho. Nah, berikut ini ada beberapa pembahasan tentang Big Data :

Sekilas Tentang Teknologi Big Data

Di industry 4.0 (saat ini), beberapa teknologi canggih mulai berkembang pesat. Teknologi tersebut antara lain : data science, artificial intelligence (AI), internet of thing (IoT), dan big data. Teknologi-teknologi tersebut ternyata saling berhubungan dan saling men-support satu sama lain lho.

Bukan hanya metode-metode berbasis statistic yang dapat membuat Data Science berkembang pesat. Melainkan, dukungan AI juga. Sementara itu, teknologi Artificial Intelligence dapat berkembang dengan lebih pesat dan akurat lantaran didukung oleh ketersediaan data yang melimpah (corpus). Melimpahnya data tersebut dikarenakan banyaknya pemanfaatan Internet of Things dalam masyarakat kita. Kemampuan untuk mengakuisisi, menyimpan dan memproses data tersebut dimungkinkan lantaran adanya teknologi Big Data.

Apa sih sebenarnya Big Data itu?

black laptop computer turned on showing computer codes

Big Data dapat diartikan sebagai aset informasi yang dicirikan oleh karakteristik 3v, yaitu: volume, velocity dan variety yang tinggi, yang memerlukan metode dan teknologi tertentu untuk memprosesnya menjadi pengetahuan (knowledge) yang bernilai (value) dalam pengambilan keputusan (De Mauro dkk., 2016).

Asset informasi ini memiliki arti yang sangat penting lho. Data-data yang dianggap bernilai tinggi bagi organisasi dan dapat divaluasi.

Big Data ini memiliki karakteristik volume yang tinggi, dari terabytes ke zettabytes. Hal ini tentunya jaga berpengaruh terhadap kapasitas penyimpanan dan kapasitas pemrosesan data yang tentunya tak dapat ditangani oleh metode dan teknologi informasi konvensional.

Karakteristik Velocity-nya dapat mengubah sudut pandang pemrosesan data secara batch, menjadi pemrosesan data yang dinamis. Dengan itu, data tidak lagi dilihat secara statis melainkan secara dinamis sebagai stream.

Karakteristik Variety berarti bahwa Big Data ini berasal dari berbagai sumber. Bisa data terstruktur, semi terstruktur, atau bahkan tidak terstruktur sama sekali. Big Data juga memiliki karakteristik Veracity yang mengacu pada konsistensi dan akurasi data.

Darimana sih sumber data dari Big Data ini?

black server racks on a room

Oke, untuk sumbernya sendiri. Big Data ini bisa berasal dari berbagai event yang kita input dalam sistem. Bahkan, semua aktivitas yang kita lakukan menggunakan perangkat digital (Komputer, Gadget, Sensor, dan peralatan lainnya yang berbasis IoT) akan menghasilkan big data! Dalam hal ini tentunya kita membutuhkan teknologi untuk mengintegrasikan big data dari berbagai sumber dan dari format yang berbeda-beda tersebut.

Nah, dalam dunia pendidikan sendiri. Sistem sekolahan/kampus/institusi pendidikan lainnya. Sekarang menggunakan teknologi komputerisasi untuk proses management dan pengelolaan internal mereka. Contohnya saja, ada sistem untuk menginput data siswa, guru, dan sekolah; sistem pendaftaran online; sistem untuk menginput nilai dan prestasi anak didik; sistem input pembelajaran, dan lain sebagainya. Hasil inputan sistem tersebut juga menjadi sumber Big Data. Ketika semua data tersebut menjadi Big Data, maka proses otomatisasi dan penampungan data pendidikan akan jadi lebih baik lagi.

Adakah masalah mengenai mengenai Teknologi Big Data ini?

Ya, setiap teknologi pasti memiliki kendala-kendalanya sendiri. Salah satunya Big Data ini! Kendala utama dalam Big Data dikenal sebagai fenomena data deluge. Fenomena ini terjadi dimana laju pertumbuhan data lebih tinggi dibandingkan dengan laju proses dan Analisa data dalam suatu organisasi.

Untuk mengimbangi laju ini, kita memerlukan teknologi yang lebih canggih. Penggunaan teknologi konvensional sendiri sudah tidak cukup relevan, karena akan tertinggal. Itulah mengapa sebelumnya, kita mengatakan bahwa teknologi Big Data ini saling support dan berhubungan dengan teknologi canggih di zaman modern saat ini.

Teknologi Big Data popular yang saat ini digunakan adalah teknologi Hadoop yang dikembangkan oleh Google pada awalnya. Hadoop ini kemudian memiliki proyek Apache yang berdiri sendiri.

Teknologi Big Data dalam Bidang Pendidikan

close up photo of survey spreadsheet

Nah, dalam dunia pendidikan, ini Big Data nyatanya memberikan beberapa manfaat lho. Diantaranya adalah :

1.    Mengukur hasil pencarian anak didik

Salah satu contohnya adalah dengan penerapan ujian berbasis online melalui suatu sistem (baik web atau aplikasi). Ketika siswa tersebut melakukan log in dan mengerjakan semua tugas, serta mengirimnya. Maka, data-data tersebut akan diolah oleh sistem untuk kemudian menyajikan hasil pencapaian anak didik tersebut.

Hasil analisis data ini, akan semakin mempermudah guru dalam mengukur tingkat pemahaman dan keberhasilan siswa dalam menempuh pendidikan.

2.    Dapat digunakan untuk memprediksi karir masa depan siswa

Nah, buat kamu yang sebentar lagi mau lulus tapi masih bingung untuk memilih karir masa depan yang tepat. Maka, Big Data ini menjadi salah satu solusi untuk memecahkan masalahmu.

Melalui data-data milikmu yang sebelumnya sudah terhimpun dari suatu sistem. Maka, dengan adanya Big Data, data-data yang telah terhimpun tersebut dapat dianalisis dan pada akhirnya memungkinkan pemberian saran tentang arah karir yang lebih spesifik untukmu.

Zaman dulu, sebelum semua informasi terintegrasi dengan semua sistem digital. Metode-metode penentuan karir biasanya dilakukan dengan sistem konseling, psikotes, atau wawancara manual. Kekurangan sistem manual ini tentu saja ada di pengumpulan datanya. Dimana data-data tersebut tidak dapat terkumpul menjadi 1 dan pada akhirnya belum tentu memberikan hasil yang seakurat Big Data.

3.    Mempermudah pengecekan tugas siwa

Ada banyak tugas yang bisa dicek dengan Big Data ini. Salah satunya adalah ke-orian skripsi yang diberikan oleh siswa. Diperlukan pengecekan yang lebih dalam melalui analisis prediktif dari Big Data untuk menentukan apakah esai ini hanya sekedar copy paste atau hasil pemikiran alami siswa.

Salah satunya adala menggunakan aplikasi Scan Plagiarisme, Turnitin. Secara otomatis, semua teks esai akan langsung dicocokkan dengan database Turnitin.

4.    Mempermudah sistem pendaftaran sekolah

Yap, salah satunya adalah dengan sistem PPDB online. Pendaftaran sekolah semuanya sudah menggunakan sistem PPDB online ini. Dimana data calon peserta didik baru akan diinput dalam sistem dan kemudian akan dilakukan pe-rangkingan urutan siswa. Contoh, sekolah A dapat menampung 300 siswa. Sementara, ada 1000 pendaftar. Maka, sistem tersebut akan menyeleksi Top 300 yang akan diterima menjadi murid sekolah tersebut.

Dalam hal ini, keterlibatan Big Data memiliki peran yang sangat penting. Dimana, Big Data ini merupakan kumpulan asset informasi tentang siswa yang tersimpan dalam inputan-inputan sebelumnya.

Hal ini memungkinkan sistem menyeleksi peserta didik berdasarkan nilai-nilai atau bahkan lokasi tempat tinggalnya (dalam sistem pendaftaran Zonasi). Kemudian, siswa juga akan diberikan rekomendasi sekolah terbaik sesuai dengan analis sistem tersebut.

Nah, itulah berbagai pembahasan tentang Teknologi Big Data. Dalam dunia pendidikan, Big Data ini akan semakin membuat sistem pendidikan jadi lebih modern.

Semoga bermanfaat,

Leave a comment

Your email address will not be published.

error: Content is protected !!