Teknologi Cyber Security yang akan Menjadi “Penjaga” Data Siswa Selama Pembelajaran Online

10 1

Halo, semuanya. Layaknya sekolah yang memerlukan satpam untuk menjaga keamanan sekitar lingkungan. Data-datamu yang tersimpan dalam server sekolah juga memerlukan penjaga lho. Penjaga tersebut disebut sebagai “Cyber Security”.

Kehadiran Cyber Security atau keamanan siber ini tentunya akan semakin meningkatkan keamanan data-data siswa. Terlebih dimasa pembelajaran online dan di masa dimana semua data siswa telah terkomputerisasi.

Nah, buat kamu nih yang masih penasaran dengan Cyber Security. Yuk, simak pembahasannya dibawah ini :

Apa sih sebenarnya Cyber Security itu?

Teknologi Cyber Security (atau yang kadang-kadang disebut sebagai Teknologi Keamanan Teknologi Informasi) ini mengacu pada sistem dan proses yang diperlukan untuk melindungi komputer, jaringan, dan perangkat selulernya dari serangan siber yang berbahaya. Tujuannya, tentu saja untuk mencegah pelanggaran keamanan yang berbahaya dan menghindari akses tidak sah ke informasi sensitif yang tersimpan dalam perangkat dan jaringan.

Kenapa Cyber Security ini diperlukan?

Oke, jadi sebenarnya apa sih alasan kehadiran teknologi Cyber Security ini? Hampir seluruh sistem ataupun jaringan yang ada di internet memiliki celah keamanan yang dapat dengan mudah dieksploitasi oleh hacker atau orang yang tak bertanggung jawab.

Ketika suatu sistem atau perangkat diretas. Maka, data-data yang ada didalamnya bisa saja dirusak maupun dicuri. Data-data yang dicuri ini sangat rentan untuk disalahgunakan. Nah, Cyber Security ini mencegah hal-hal tersebut terjadi.

Itulah kenapa implementasi Cyber Security yang efektif adalah suatu keharusan untuk meningkatkan level keamanan sistem dan mengurangi resiko cyber threats (ancaman siber). Seiring dengan pesatnya kemajuan teknologi dan juga ancaman cybercrimes, maka Cyber Teknologi ini juga terus berubah dan berkembang seiring dengan berjalanya waktu.

Kesuksesan praktiknya sendiri sangat dipengaruhi oleh seberapa kuat sistem pertahanan yang kamu implementasikan dalam sebuah sistem dan jaringan. Salah satu cara terbaik untuk memastikan bahwa data sistem dan jaringan aman adalah dengan melalui layer proteksi berlapis.

Jenis-Jenis Umum Teknologi Cyber Security

Nah, berikut ini ada beberapa jenis umum dari teknologi yang satu ini :

  1. Cloud Security

Merupakan suatu upaya untuk melindungi data yang ada dalam cloud. Hal ini sering dilakukan untuk mengamankan data-data sensitif yang dimiliki oleh perusahaan. Data-data tersebut bisa berupa informasi penting perusahaan atau data konsumen yang vital. Bisa dilakukan dengan cara menggunakan VPN, firewall, two factor authentication, sampai melakukan enkripsi data.

  1. Network Security atau Keamanan Jaringan

Tingginya ancaman pencurian data tentunya akan membuat kita semakin perlu untuk melakukan peningkatan keamanan siber. Salah satunya adalah dari segi Network Security. Keamanan jaringan ini perlu untuk dijaga lantaran lalu lintas datanya terjadi setiap hari.

Perlindungannya dilakukan secara internal dengan meningkatkan keamanan jaringan. Penerapan keamanan ini sangat penting terutama untuk perusahaan-perusahaan yang memanfaatkan sistem jaringan dalam prosedur operasionalnya. Untuk caranya dapat dilakukan dengan menggunakan firewall, antivirus, memanfaatkan two factor authentication, dan mengganti password secara berkala.

  1. Application Security

Adalah proses melindungi dan meningkatkan keamanan aplikasi dari segala jenis ancaman yang mungkin saja terjadi. Contohnya saja untuk aplikasi toko online. Diperlukan keamanan yang super ekstra agar tidak ada pihak lain yang dapat mengakses akun.

Bisa dilakukan dengan cara : otentikasi dan otentikasi 2 faktor, memberi kewenangan khusus untuk pengguna aplikasi, melakukan enkripsi, logging, dan menguji keamanan aplikasi.

Oh iya, sebagai tips tambahan. Kamu harus selalu mengunduh aplikasi dari sumber yang terpercaya dan berkredibilitas tinggi (contoh Google Play Store atau App Store). Jangan unduh aplikasi sembarangan! Apalagi jika sertifikasi keamanannya tidak meyakinkan. Hal ini disebabkan karena aplikasi-aplikasi yang berasal dari sumber tak terpercaya rentan disusupi oleh virus dan malware berbahaya.

Apa saja sih fungsi Cyber Security terhadap dunia pendidikan?

  • Melindungi data-data yang sensitif. Data-data penting seperti data ujian, nilai siswa, data sekolah, data guru, dan data-data pendidikan lainnya harus terlindungi dengan baik. Itulah manfaat utama dari kehadiran Teknologi Cyber Security ini. Jika data-data tersebut sampai bocor akibat ulah hacker/orang yang bertanggung jawab. Maka, besar kemungkinannya data tersebut akan disalahgunakan untuk berbagai tujuan yang tidak baik.
  • Meningkatkan kepercayaan. Kehadiran Cyber Security juga akan semakin meningkatkan kepercayaan dan menghilangkan keraguan kita. Kita (sebagai siswa, guru, atau sekolah) tak perlu merasa was-was kalau-kalau data kita dicuri.
  • Mempercepat proses pemulihan dan penggunaan data. Selanjutnya, kehadiran keamanan siber ini juga dapat membuat proses penggunaan sistem jadi lancar. Tidak ada kendala seperti perangkat atau sistem error akibat serangan virus atau malware. Sistem pemulihannya juga jadi jauh lebih cepat.

Nah, itulah beberapa manfaat yang bisa kita dapatkan dari keamanan siber yang diterapkan dalam dunia pendidikan. Sebenarnya, hal tersebut tidak hanya berlaku untuk dunia pendidikan saja lho. Melainkan mencakup semua sektor secara luas. Baik untuk individu, sektor bisnis, pemerintahan, dan sebagainya.

Jenis-Jenis Ancaman Siber

  1. Cyber Attacks

Bisa berupa :

  • Phishing  : Tindakan pencurian data sensitif yang dilakukan dengan cara “menyamar”. Pelaku akan menyamar seolah-olah ia adalah orang dari lembaga tertentu. Ia akan menghubungi calon korbannya melalui SMS, Telepon, ataupun E-mail. Kemudian ia akan meminta info mengenai data pribadi si korban. Contoh meminta info rekening tabungan, kode OTP atau sandi akun. Ingat! Jangan mudah tertipu dengan metode ini!
  • Malware : Merupakan suatu program atau file tertentu yang dibuat untuk mengeksploitasi atau merusak server, perangkat, atau jaringan internet kamu.
  • Ransomware : Tipe malware yang didesain untuk mengunci file atau perangkat yang kamu miliki. Kemudian si penipu akan meminta sejumlah uang sebagai tebusan.
  1. Cyber Crime

Tindak kejahatan yang menyerang sistem komputer. Para pelakunya akan mengakses perangkat dengan cara ilegal kemudian ia akan manipulasi data demi tujuan pribadinya. Tujuan utamanya biasanya untuk menimbulkan gangguan dan untuk mencari keuntungan dari segi finansial.

  1. Cyber Terorism

Usaha memprovokasi, mengintimidasi, atau mengancam seseorang via komputer/ponsel. Kegiatan ini dinilai sangat berbahaya dan merasakan, lantaran dapat menciptakan kepanikan dan ketakutan massal. Bisa juga memicu kericuhan.

Kesimpulannya, teknologi Cyber Security ini berperan layaknya “penjaga keamanan” di sekolah dalam hal keamanan data. Manfaat utama keamanan siber ini tentu saja untuk melindungi jaringan, server atau komputer atas tindakan tertentu yang merugikan. Ketika data-datamu aman, maka potensi penyalahgunaan data tersebut untuk hal-hal yang merugikan bisa lebih diminimalisir.

Bukan hanya bermanfaat bagi dunia pendidikan. Teknologi keamanan siber ini juga dimanfaatkan dalam berbagai sektor yang lebih luas. Hampir seluruh instansi dan lembaga menggunakan teknologi keamanan ini.

Seiring dengan peningkatan ancaman siber, teknologi ini juga mengalami perkembangan untuk menyesuaikan diri. Kesuksesan pengaplikasian Cyber Teknologi sendiri dapat dilihat dari seberapa kuatnya teknologi tersebut dalam mencegah tindakan akses dan pencurian data ilegal.

1 comment

Leave a Reply

error: Content is protected !!