Teknologi Pendidikan berkembang dengan cepat di era ini. Berkat hal tersebut proses pembelajaran jadi jauh lebih mudah, efektif, dan efisien. Nah, pada pembahasan kali ini kita akan membahas lebih jauh tentang pengertian dari pendidikan teknologi ini, sejarah dan fase singkatnya, beserta konsep dan landasannya.

Pengertian Teknologi Pendidikan

Ada beberapa ahli yang turut menyatakan pendapatnya mengenai Teknologi Pendidikan ini. Diantaranya adalah :

  • Prof. Dr. Nasution, M.A. (1987: 20)  : “Media yang lahir dari perkembangan alat informasi yang digunakan untuk tujuan pendidikan.”
  • Prof. Dr. Yusufhadi Miarso, M. Sc. (1986: 1) :  “Proses yang kompleks dan terpadu yang melibatkan orang, prosedur, ide, peralatan, dan organisasi untuk menganalisis masalah mencari jalan pemecahanya, melaksanakan, mengevaluasi, dan mengelola pemecahan masalah yang menyangkut semua aspek belajar manusia.”
  • AECT  (2008) : “Studi dan etika praktik untuk memfasilitasi pembelajaran dan meningkatkan kinerja dengan menciptakan, menggunakan, dan mengelola proses teknologi yang sesuai dan sumber daya.”

Dari beberapa pernyataan yang diberikan oleh para ahli tersebut. Kita dapat mengartikan bahwa Pendidikan Teknologi merupakan suatu cara/metode untuk melaksanakan dan mengevaluasi keseluruhan proses pembelajaran dalam bentuk tujuan yang lebih spesifik berdasarkan penelitian dalam teori belajar dan komunikasi pada manusia dengan kombinasi sumber pembelajaran lainnya untuk membuat pembelajaran menjadi lebih efektif.

Dari kesimpulan diatas, kita dapat menyimpulkan bahwa guru bukan satu-satunya sumber belajar. Teknologi dalam Pendidikan ini merupakan suatu pengelolaan penggunaan teknologi untuk membantu memecahkan masalah belajar. Tujuan utamanya adalah untuk memfasilitasi pembelajaran agar jadi semakin efektif, efisien, menarik serta agar dapat meningkatkan kinerja.

Dari pengertian-pengertian diatas, dapat kita simpulkan bahwa Pendidikan teknologi ini memuat beberapa hal, yakni :

  • Merupakan suatu disiplin/bidang (Field of Study).
  • Istilah ini juga sering dipakai bergantian dengan istilah Teknologi Pembelajaran.
  • Memiliki tujuan utama untuk : memecahkan masalah pembelajaran, memfasilitasi pembelajaran dan untuk meningkatkan kinerja.
  • Perwujudannya menggunakan pendekatan sistem (yang holistik/komprehensif, bukan yang parsial).
  • Tidak terbatas pada lingkungan sekolahan. Memiliki peranan yang lebih luas meliputi semua aktivitas manusia, sejauh berkaitan dengan pemecahan masalah belajar dan peningkatan kinerja.
  • Meliput teknologi fisik dan teknologi perangkat lunak.
  • Merupakan perpaduan unsur manusia, mesin, ide, prosedur, dan pengelolaannya.
  • Bersifat abstrak.

Sejarah dan Fase Teknologi Pendidikan

Sejarah

Teknologi Pendidikan ini memiliki sejarah yang cukup panjang. Awalnya, pada sekitar tahun 1960-an, teknologi ini menjadi salah satu kajian yang mendapatkan banyak perhatian dari para Ahli Pendidikan. Namun, istilah ini sendiri baru mulai digunakan pada sekitar tahun 1963. Istilah ini juga baru secara resmi diikrarkan pada tahun 1977 oleh Association of Educational and Communication Technology (AECT).

Kadangkala terjadi overlapping dalam penggunaan istilah tersebut dengan istilah teknologi pembelajaran. Namun, kedua istilah tersebut masih tetap digunakan sesuai dengan pertimbangan penggunanya.

Seperti yang disebutkan oleh Finn (1965), istilah Teknologi Pendidikan ini lebih lazim digunakan di Kanada dan Inggris. Smeentara itu, di Amerika Serikat istilah Teknologi Pembelajaran lebih banyak digunakan.

Adakalanya pula, kedua istilah tersebut digunakan secara serempak dalam suatu kegiatan yang sama. Namun, akhir-akhir ini berkembang konsep bahwa Teknologi Pembelajaran lebih banyak digunakan dalam konteks penyelenggaraan pengajaran.

Tahap-tahap dalam sejarah perkembangan Teknologi Pendidikan

Secara umum, perkembangan pendidikan teknologi ini melewati 5 tahap. Apa saja sih tahapannya? Ini dia 5 tahapan perkembangannya :

Tahap pertama

Dalam tahap pertama ini, pendidikan teknologi digabungkan dengan berbagai penggunaan alat bantu. Alat bantu tersebut berupa grafik, peta, simbol, spesimen, dan bahan beton. Pada tahap ini, istilah ini merupakan sinonim dari “alat bantu visual”.

Dalam tahap pertama, teknologi ini merupakan yang paling tua. Sayangnya, belum ada bukti tertulis mengenai awal mula teknologi ini mulai digunakan.

Tahap kedua

Tahap kedua dalam perkembangan ini, sangat berhubungan dengan revolusi elektronik. Dengan berbagai pengenalan dan pembentukan hardware canggih beserta dengan software (perangkat lunak) pendukung.

Penggunaan berbagai media elektronik berupa beberapa alat bantu audio visual seperti proyektor, tape-recorder, radio, dan televisi telah membawa beberapa perubahan revolusioner dalam scenario pendidikan ini.

Konsepnya sendiri, teknologi yang digunakan ini merupakan instrumen canggih untuk kepentingan presentasi bahan ajar.

Tahap ketiga

Jika pada tahap kedua merupakan masa “revolusi elektronik” maka di tahap ketiga ini pendidikan teknologi ini sangat berkaitan dengan “revolusi komunikasi”. Revolusi komunikasi ini disebabkan oleh perkembangan media massa.

Tahap keempat

Dalam tahap keempat ini, Teknologi Pendidikan dipandang sebagai suatu proses instruksi/pembelajaran. Adanya penemuan pembelajaran program dan instruksi program nyatanya telah memberikan dimensi baru dalam dunia pendidikan teknologi ini.

Pada tahap ini, sistem belajar mandiri yang dibangun berdasar bahan dan mesin pengajar mulai muncul.

Tahap kelima

Dalam tahap kelimanya ini, Teknologi Pendidikan dipengaruhi oleh berbagai pendekatan sistem yang berfokus pada laboratorium bahasa, mesin pengejar, instruksi terprogram, teknologi multimedia, dan juga penggunaan computer.

Dalam tahap ini, pendidikan teknologi ini merupakan cara sistematis untuk merancang, melaksanakan, dan mengevaluasi proses belajar mengajar dengan tujuan spesifik berdasarkan penelitian.

Konsep dan Landasan Aksiologi dalam Teknologi Pendidikan

Nah, berikut ini adalah beberapa landasan aksiologinya :

  • Memungkinkan pembelajaran yang lebih akrab lantaran dapat mengurangi jurang pemisah pembelajaran di dalam dan luar sekolah dan memberikan pengetahuan melalui tangan pertama.
  • Teknologi-teknologi yang digunakan dalam pendidikan ini akan semakin mempermudah tenaga pengajar untuk menggunakan waktunya dengan baik.
  • Mengurangi beban tenaga pengajar dalam menyajikan informasi dengan memberikan kemungkinan pendidikan yang bersifat lebih individual, dengan : mengurangi kontrol tenaga pendidik yang kaku dan tradisional, memberikan kesempatan siswa untuk berkembang sesuai dengan kemampuan, dan memberikan dasar pembelajaran yang dinilai lebih ilmiah.
  • Adanya perencanaan program pembelajaran yang lebih sistematis.
  • Meningkatkan produktivitas atau kinerja dalam sistem pendidikan.
  • Memperlaju tahapan belajar.
  • Memantapkan pembelajaran dengan jalan meningkatkan kapasitas manusia dengan berbagai media komunikasi dan penyajian informasi dan data yang lebih konkret.
  • Pengembangan bahan pembelajarannya dilandasi dengan penelitian tentang perilaku.
  • Memungkinkan adanya penyajian pendidikan yang lebih luas dan merata. Terlebih dengan jalan pemanfaatan tenaga bersama/kejadian yang langka lebih luas.

Nah, itulah beberapa pembahasan mengenai Teknologi Pendidikan. Dari pembahasan diatas, dapat kita simpulkan bahwa pendidikan teknologi ini merupakan suatu rangkaian metode sistematis untuk menunjang pembelajaran.

Teknologi ini bahkan mengalami beberapa tahap perkembangan yang disesuaikan dengan kondisi teknologi pada masa tersebut. Di masa ini, teknologi ini menjadi lebih canggih dan pada akhirnya dapat digunakan untuk menunjang sistem pembelajaran.

Proses pembelajaran pun jadi jauh lebih mudah, efektif, dan efisien. Bagaimana menurutmu mengenai pendidikan teknologi ini?

Sekian pembahasan kali ini. Semoga artikel diatas berguna untukmu ya. Salam semangat!

Leave a comment

Your email address will not be published.

error: Content is protected !!