Teknologi Virtual Reality atau yang sering disingkat sebagai VR pastinya sudah nggak asing lagi bagi telingamu, bukan? Apalagi, teknologi ini makin diperbincangkan belakangan ini. Lalu, apa sih sebenarnya teknologi VR itu? Apa saja manfaat yang bisa kita dapatkan dari Teknologi VR ini? Apakah VR hanya bisa digunakan untuk mendukung kegiatan gaming? Atau ada manfaat lain yang bisa kita rasakan.

Daripada kamu semakin penasaran. Yuk, langsung saja ke pembahasan mengenai teknologi VR dan manfaatnya dalam berbagai sektor berikut ini!

Pengertian Teknologi Virtual Reality

Adalah suatu teknologi yang memunginkanmu untuk berinteraksi dengan objek animasi yang bersifat maya menggunakan komputer dan membuatmu seolah-olah merasakan hal tersebut secara nyata. Itulah mengapa teknologi ini disebut sebagai Virtual Reality.

Dengan sarana teknologi VR ini, bisa merasakan berbagai pengalaman 3D yang terasa sangat nyata seperti realita. Mulai dari kegiatan bermain game yang seolah kamu benar-benar berada secara nyata dalam dunia game tersebut, teknologi simulator yang membuatmu seolah-olah melakukan suatu pekerjaan secara nyata – yang padahal bersifat maya, dan sejenisnya.

Kamu mungkin sering nonton film di bioskop menggunakan kacamata 3D. Objek dan gambar film tersebut menjadi lebih dekat dan seolah-olah ada di sekitarmu. Kamu seolah sedang berada dalam film tersebut. Hal ini menghadirkan pengalaman menonton film yang lebih nyata dibandingkan hanya sekedar menonton film di televisi biasa atau di bioskop tanpa mengenakan kacamata 3D.

Teknologi VR mampu menghadirkan pengalaman nyata yang lebih dari itu! Kalau di teknologi kacamata 3D kita cenderung pasif yakni hanya sebagai penonton saja. Di teknologi VR, kita bisa terlibat secara aktif dalam dunia virtual tersebut. Kita seolah-olah bisa bergerak dalam dunia tersebut, hasilnya objek yang ada dalam dunia virtual tersebut juga akan bergerak mengikuti tindakan kita.

Baca Juga : Teknologi Artificial Intelligence dalam Dunia Pendidikan

Contohnya Teknologi Virtual Reality berupa simulator mengoperasikan pesawat. Cara kita mengendalikan kemudi pesawat secara virtual ini (bisanya dengan perangkat khusus) akan mempengaruhi sistem pesawat. Biasanya simulator semacam ini sering digunakan untuk para pemula (dalam kasus ini, pilot pemula) untuk melakukan suatu pekerjaan tanpa harus benar-benar melakukan hal tersebut secara nyata.

Sejarah Perkembangan Teknologi Virtual Reality

Tahukah kamu kalau sebenarnya teknologi VR ini sudah ada sejak lama?

Morton Heilig, seorang filmmaker menciptakan sebuah purwarupa bernama Sensorama pada tahun 1962. Sensorama ini disebut-sebut sebagai cikal bakal teknologi VR karena memungkinkan penonton menikmati film yang terasa lebih nyata, meskipun sebenarnya hanya ilusi belaka.

Lanjut ke tahun setelahnya, yakni di tahun 1977 MIT menciptakan suatu perangkat yang bernama Peta Bioskop Aspen yang dianggap sebagai generasi teknologi VR awal. Peta ini menggunakan teknologi yang menghasilkan simulasi Kota Aspen meskipun masih terasa kasar.

Teknologi VR sendiri mulai populer tahun 1980-an ketika sebuah perusahaan bernama VPL Riset hadir. Perusahaan tersebut didirikan oleh Jaron Lanier pada tahun 1985. Jaron Lanier ini juga dianggap sebagai orang yang mulai mempopulerkan teknologi VR. Ia menghadirkan beberapa teknologi seperti sarung tangan dan kacamata khusus untuk menikmati teknologi VR.

Istilah teknologi VR ini pun jadi semakin dikenal ketika teknologi dan internet berkembang menjadi semakin massif lagi.

Perangkat Teknologi Virtual Reality

Penasaran nggak sih kamu dengan bentuk dari Teknologi Virtual Reality ini? Teknologi ini sendiri berbentuk perangkat lunak. Hanya saja, untuk menjalankan perangkat lunak ini diperlukan dukungan dari beberapa hardware tertentu. Hardware tersebut berperan layaknya media input dan output dari sistem perangkat lunak VR ini.

Lalu, apa saja sih perangkat yang kerap digunakan untuk menunjang teknologi VR?

  • Helm VR : berguna untuk menampilkan gambar yang lebih jernih, realistis, dan dekat dengan pengguna.
  • Headset : memberikan efek suara yang lebih jernih dan jelas. Sehingga kamu – sebagai pengguna, akan semakin terhanyut dalam ilusi bak nyata ini.
  • Walker dan Gloves : menangkap gerakan kaki dan tangan untuk memberikan sensasi nyata di lingkungan yang diciptakan oleh Virtual Reality ini.
  • Dan lainnya,

Penerapan Teknologi Virtual Reality dalam Berbagai Sektor

Sektor Bisnis

Dalam sektor bisnis, sebenarnya pemanfaatan teknologi ini sendiri cukup luas. Meliputi beberapa bidang, mulai dari promosi hingga management. Ini dia beberapa contoh penerapannya :

  • Penggunaan teknologi VR untuk memperkenalkan suatu produk baru ke konsumen.
  • Penggunaan avatar untuk sistem meeting online perusahaan.

Sektor Properti

  • Dalam sektor property ini, teknologi VR memungkinkan pengunjung untuk menjelajahi rumah impiannya secara maya atau virtual.
  • Digunakan dalam konsep perancangan bangunan/desain arsitektur.

Astronomi

  • Sarana pelatihan via simulator untuk melatih para astronot baru sebelum benar-benar mulai menjelajah di luar angkasa.

Kesehatan

  • Pelatihan dokter baru dengan menggunakan simulasi Virtual Reality.
  • Bisa digunakan sebagai sarana terapi untuk membantu permasalahan psikis. Contohnya, terapi dengan kombinasi penggunaan teknologi VR dengan perilaku cognitive-behavioral therapy (CBT) untuk meredakan gangguan kecemasan.

Bidang Militer

Teknologi VR ini juga sangat bisa dimanfaatkan dalam bidang militer. Contohnya saja, untuk menghadirkan teknologi simulasi perang untuk latihan tentara. Mereka dapat merasakan berbagai pengalaman dalam perang, tanpa harus terlibat secara langsung dan nyata dengan perang tersebut.

Contoh nyata penerapan ini bahkan sudah dilakukan oleh tentara Amerika Serikat yang bekerja sama dengan salah satu perusahaan teknologi terkemuka, yakni Microsoft dengan memakai alat VR berbasis Microsoft HoloLens 2.

Bidang Otomotif

  • Membuat showroom berbasis VR.
  • Sarana berlatih (simulator) untuk belajar mengemudikan mobil.
  • Digunakan oleh produsen mobil untuk membangun dan merancang desain suatu mobil sebelum mulai benar-benar diaplikasikan.

Pendidikan

  • Simulasi pembelajaran jarak jauh. Teknologi VR memungkinkan guru dan murid untuk bertemu dalam kelas maya/virtual dengan penggunaan avatar. Dengan hal ini, akan tercipta suasana seolah-olah kamu dan teman serta gurumu sedang belajar di kelas (online) yang sama meskipun nyatanya kalian tidak bertemu langsung secara fisik.
  • Kegiatan study tour virtual.

Industri Game

Laga e-sport belakangan ini juga sangat trend. Ada banyak sekali gamer  profesional dalam dalam bidang game online ini. Teknologi-teknologi untuk game online sendiri juga sudah sangat canggih. Kehadiran teknologi VR ini tentunya juga akan semakin meningkatkan kenyamanan dan kemudahan bermain game dengan lebih nyata.

Dengan teknologi VR ini, para gamers tak hanya duduk sambil memegang mouse atau keyboard saja. Mereka bisa menggunakan berbagai perangkat VR untuk bergerak aktif sesuai dengan tindakan yang dilakukan di game. Seperti berlari, membuka kunci pintu, memukul, dan lain sebagainya.

Hal ini tentunya akan semakin menambah sensasi nyata. Seolah-olah kamu ditarik masuk ke dalam dunia game tersebut.

Nah, itulah beberapa pembahasan mengenai Teknologi Virtual Reality ini. Mulai dari pengertian hingga penerapannya dalam berbagai sektor. Semoga artikel diatas bermanfaat ya,

Comments (1)

  1. Pingback: 5 Faktor Perbedaan Machine Learning dan Deep Learning

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!