Setelah isu akan diluncurkannya valorant versi mobile tentu antusiasme para pemain semakin besar terhadap game FPS yang satu ini. Perlu diketahui bahwa bulan april lalu Valorant resmi berusia satu tahun sejak peluncurannya di tahun 2020 silam.

Tentunya Valorant ini merupakan game yang terbilang sukses di pasaran. Selain banyak youtuber Indonesia yang membuat konten game ini, Valorant sendiri memiliki pemain dengan jumlah jutaan tiap bulannya. Hal itu menandakan bahwa sampai saat ini game ini terus banyak diminati.

Pentingnya Mengetahui Agents Valorant

Game Valorant ini merupakan salah satu game FPS yang cukup unik. Karena game ini tidak hanya membutuhkan keahlian tembak- menembak ala permainan CS GO atau Poin Blank.

Karakter dalam Valorant ini akan menjadi kunci kesuksesan kita untuk mendapatkan kemenangan. Karena tiap karakter atau agent di game Valorant memiliki kemampuan yang berbeda dan unik. 

Sehingga game Valorant ini tidak hanya merupakan game tembak- menembak saja. Karakter dalam game Valorant ini disebut “Agent” yang dapat dimainkan dengan 11 karakter berbeda. 

Agar tidak kebingungan saat bermain, berikut adalah tips memainkan Agent sesuai rolenya:

1. Jett

Agent Jett ini memang sangat cocok dimainkan menjadi Role: Duelist. Karena agent ini termasuk agent yang cukup memiliki skill penyerangan efektif. Salah satunya adalah kemampuan zoning Cloudburst dan Blade Storm yang mampu memiliki serangan area.

2. Raze

Karakter yang satu ini sangat cocok untuk role Duelist dimana skill andalannya adalah Rocket Launcher yang memiliki hit yang cukup besar. Meskipun sebagai Duelist karakter ini memiliki Boom Bot untuk melakukan pengintaian terhadap musuh- musuh yang bersembunyi di lorong- lorong suatu map.

3. Breach

Agent ini dapat kita mainkan dengan mode Role Initiator dimana bertujuan untuk menghancurkan pertahanan musuh. Karakter ini tentu sangat menonjol untuk membantu penyerangan para Duelist.

Agent Breach perlu dimainkan dengan sangat hati- hati. Meskipun fisiknya kuat mereka tetap diperlukan taktik yang kompak. Oleh sebab itu agent Breach perlu ditempatkan di bagian lapis kedua dan sesekali membantu mendobrak pertahanan musuh untuk melancarkan penyerangan para duelist.

4. Omen

Dengan mode Role Controller karakter omen ini lebih diperuntukan untuk support jarak menengah. Mereka dapat menteleportasi karakter lain untuk menjebak dan memberikan serangan kejutan. Meskipun tidak memiliki damage yang besar, karakter ini sangat dibutuhkan agar serangan lebih efisien dan efektif.

5. Phoenix

Agent ini akan lebih pantas disandingkan dengan Jett sebagai mode Role Duelist. Phoenix mempunyai serangan area yang cukup besar seperti bom dan mengeluarkan dinding api. Dengan kemampuannya yang cukup stabil mungkin karakter ini cocok untuk para pemula karena Phoenix mampu memainkan role bertahan dan menyerang secara beruntun.

6. Sage

Dalam grup atau tim game Valorant ini kita membutuhkan sosok karakter seperti sage yang lebih cocok dengan mode Role Sentinel. Karakter ini akan menjadi karakter pembantu paling utama untuk menyembuhkan anggota tim dan bahkan membangkitkan tim yang mati.

Selain itu skill screen dari sage sangat baik untuk menciptakan penghalang agar fungsi support dapat maksimal. Bermain sebagai role sentinel memang dibutuhkan kesabaran dan rasa tanggung jawab.

Bisa jadi kita dapat memainkannya bila kita bosan atau lelah untuk memainkan karakter dengan mode penyerangan. Bisa jadi karakter ini adalah karakter yang mampu menentukan kemenangan tim. Terlebih tentu saja karakter ini dapat diperoleh secara gratis.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!

SUBSCRIBE NEWSLETTER

IKUTI UPDATE TERBARU KAMI!

You have successfully subscribed to the newsletter

There was an error while trying to send your request. Please try again.

Mufazan will use the information you provide on this form to be in touch with you and to provide updates and marketing.